Apakah Dollar AS akan Melemah Terus?

Apakah Dollar AS akan Melemah Terus?

Indeks Dollar AS diperdagangkan pada kisaran rendah Juni $ 95,68.
Indeks dolar AS naik tajam pada bulan Maret setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus corona sebagai pandemi global. Pada saat itu, indeks mencapai tertinggi multi-tahun di atas $ 102 karena investor dan bisnis global bergegas memupuk  dolar.

Indeks dolar telah menurun tajam, sejak sebagian besar negara mulai dibuka kembali. Selandia Baru telah berhasil menekan virus ini, sementara jumlah kasus baru di China telah menurun. Penurunan Indeks Dollar dikarenakan permintaan terhadap greenback turun sekalipun  pasokannya telah meningkat. Pasokan ini melonjak karena kebijakan The Fed, yang telah memperluas neraca lebih dari $ 2 triliun.  Indeks dolar AS turun setelah Moderna merilis laporan baru tentang vaksinnya. Dalam percobaan kedua, vaksin diberikan kepada 45 pasien dalam dosis yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vaksin menginduksi respon imun yang diinginkan pada semua pasien. Oleh karena itu, perusahaan kemudian akan melakukan percobaan ketiga dengan sampel yang lebih besar yaitu 30.000 pasien. Hasil positif berarti kita dapat memiliki vaksin dalam beberapa bulan mendatang.

Indeks dolar AS juga bereaksi terhadap data ekonomi optimis dari Amerika Serikat. Data dari Federal Reserve menunjukkan bahwa total produksi industri melonjak 5,4% pada Juni setelah naik 1,4% pada Mei, analis memperkirakan produksi melonjak menjadi 4,3%. Namun, produksi tetap 10,9% di bawah tertinggi pra-pandemi. Pada bulan yang sama, output manufaktur naik 7,2% pada Juni setelah naik 3,8% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, produksi pertambangan turun 2,9%. Data lain yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan bahwa indeks harga untuk impor AS naik 1,4% pada Juni setelah naik 0,8% pada Mei, Estimasi median untuk indeks adalah 0,8%. Pada saat yang sama, harga ekspor naik 1,4%.

Data dari BLS menunjukkan bahwa ekonomi menambahkan lebih dari 4,8 juta pekerjaan pada Juni, setelah 2,5 juta pada Mei, dan inflasi telah meningkat sementara PMI manufaktur dan jasa baru-baru ini positif. Pertumbuhan ini terjadi di sebagian besar negara. Indeks dolar AS telah turun tajam seperti yang terlihat pada grafik harian di atas. Indeks telah bergerak di bawah pola bendera. Oleh karena itu, harga dapat terus jatuh karena sepertinya beruang menguasai arena, Jika hal ini berlanjut dan  support 95.68 berhasil ditembus, target selanjutnya adalah rendah 94.59. Pada sisi positif, selama 95.60 bertahan, kemungkinan penguatan akan terjadi dengan pengujian 97.77

Jangan lupa ikuti dan segera registrasi FREE WEBINAR  ONLINE

Click here to access the Economic Calendar

Ady Phangestu

Market Analyst – hfindonesia

Disclaimer : Materi ini disediakan sebagai komunikasi pemasaran umum dengan tujuan hanya sebagai informasi semata dan bukan sebagai riset investasi independen. Di dalam komunikasi ini tidak mengandung saran maupun rekomendasi investasi atau permintaan dengan maksud untuk pembelian atau penjualan instrumen keuangan apa pun. Semua informasi yang disajikan berasal dari sumber yang terpercaya, bereputasi baik. Segala informasi yang memuat indikasi kinerja masa lalu bukan merupakan jaminan atau indikator atas kinerja masa depan yang bisa diandalkan. Pengguna harus menyadari, bahwa segala investasi dalam Produk dengan Leverage memiliki tingkat ketidakpastian tertentu dan bahwa segala investasi sejenis ini melibatkan risiko tingkat tinggi yang kewajiban dan tanggung jawabnya semata-mata ditanggung oleh pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari investasi apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang disediakan dalam komunikasi ini. Dilarang produksi ulang atau mendistribusikan lebih lanjut komunikasi ini tanpa izin tertulis sebelumnya dari kami.

Peringatan Risiko : Perdagangan Produk dengan Leverage seperti Forex dan Derivatif mungkin tidak cocok bagi semua investor karena mengandung risiko tingkat tinggi atas modal Anda. Sebelum melakukan perdagangan, harap pastikan bahwa Anda memahami sepenuhnya kandungan risiko yang terlibat, dengan mempertimbangkan tujuan investasi dan tingkat pengalaman Anda dan bila perlu carilah saran dan masukan dari pihak independen.