Greenback tertekan, Bagaimana prospek Juni?

Greenback tertekan, Bagaimana prospek Juni?

Bulan baru, harapan baru

Hari ini menandai hari perdagangan awal bulan Juni, bulan Mei kita melihat  pasar yang sangat aktif. Secara umum, empat minggu terakhir terjadi proses transisi. Harga yang kuat dipelopori oleh saham dan minyak mentah, sementara USD telah diruncingkan oleh kenaikan COVID-19 dan issue rasis pembunuhan warga kulit hitam oleh aparat kepolisian, telah menyebabkan sejumlah gelombang protes di beberapa negara bagian. Meskipun hampir semua data ekonomi buruk, ada harapan dan alasan untuk lebih optimisme, bahwa bulan-bulan musim panas yang akan membawa pemulihan, setelah sejumlah pelonggaran terhadap aktifitas ekonomi, walaupun masih berada di bawah protokol kesehatan “new normal.”

Dari beberapa data rilis terakhir terlihat konsumsi dan sentimen mengalami penurunan , sementara pendapatan naik. Namun, jangan terkecoh dengan lonjakan pendapatan pribadi, karena ini adalah hasil dari cek stimulus COVID-19 pemerintah AS yang dikirim ke warga. Penurunan dalam konsumsi dan sentimen menunjukkan bahwa orang Amerika menabung daripada membelanjakan. Meskipun dapat dipahami dalam jangka pendek, periode yang diperpanjang ini kemungkinan akan mengurangi inflasi dan pertumbuhan.

Sejauh yang bisa kita lihat, USDIndex mengalami pelemahan minggu lalu, mencapai penurunan sekitar -1,47%. Harga berhasil keluar dari pola segitiga simetris, membreakout dan meluncur ke retracement 61.6% dan membentuk harga rendah 97,91 sebelum ditutup 98,23. Penurunan minggu lalu melampau rata-rata pergerakan 3 buah MA 50,120 dan 200.  Lanjutan penurunan selanjutnya akan mencoba menguji 97,50 dan 96,50, sedangkan pada upside level harga 98,70 dan 99,00 akan menjadi harga pengujian.

Secara keseluruhan harga tinggi 100,00 dan 101,00 akan menjadi batas penentu bagi penguatan Index di masa depan, yang apabila di jebol maka lanjutan tren naik masih berkemungkinan untuk mencapai puncak 103,93. Pada sisi bawah, harga rendah 94,59 juga akan menjadi penentu bagi lanjutan penurunan dari puncak 103,93. Jika berhasil ditembus, dollar Amerika akan menderita lebih dalam.

Sejumlah berita pekan ini, akan menghiasi penguatan dan pelemahan USD diantaranya :

  • ISM Manufacturing PMI,
  • ADP Non-Farm Employment Change
  • Laporan bulanan Average Hourly Earnings
  • Non-Farm Employment Change dan
  • Unemployment Rate.

Click here to access the HotForex Economic Calendar

Ady Phangestu

Market Analyst Indonesia

Disclaimer: Materi ini disediakan sebagai komunikasi pemasaran umum dengan tujuan hanya sebagai informasi semata dan bukan sebagai riset investasi independen. Di dalam komunikasi ini tidak mengandung saran maupun rekomendasi investasi atau permintaan dengan maksud untuk pembelian atau penjualan instrumen keuangan apa pun. Semua informasi yang disajikan berasal dari sumber yang terpercaya, bereputasi baik. Segala informasi yang memuat indikasi kinerja masa lalu bukan merupakan jaminan atau indikator atas kinerja masa depan yang bisa diandalkan. Pengguna harus menyadari, bahwa segala investasi dalam Produk dengan Leverage memiliki tingkat ketidakpastian tertentu dan bahwa segala investasi sejenis ini melibatkan risiko tingkat tinggi yang kewajiban dan tanggung jawabnya semata-mata ditanggung oleh pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari investasi apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang disediakan dalam komunikasi ini. Dilarang produksi ulang atau mendistribusikan lebih lanjut komunikasi ini tanpa izin tertulis sebelumnya dari kami.

Peringatan Risiko : Perdagangan Produk dengan Leverage seperti Forex dan Derivatif mungkin tidak cocok bagi semua investor karena mengandung risiko tingkat tinggi atas modal Anda. Sebelum melakukan perdagangan, harap pastikan bahwa Anda memahami sepenuhnya kandungan risiko yang terlibat, dengan mempertimbangkan tujuan investasi dan tingkat pengalaman Anda dan bila perlu carilah saran dan masukan dari pihak independen.