Pertahanan Terakhir Jerman Menghadapi Resesi

Pertahanan Terakhir Jerman Menghadapi Resesi

Pertumbuhan GDP Jerman pada Q1 mengkonfirmasi penurunan paling tajam sejak Q1 2009. Ekonomi Jerman menyusut sebesar 2,2% q/q, kembali pada tahun 2009 dikontrak pada 4,7% q/q. Ketika kuartal ke_empat 2019 direvisi turun ke -0,1% q/q, ekonomi Jerman sudah dalam ambang resesi disaat memasuki krisis Covid-19.

Konsumsi swasta turun 3,2% q/q, penurunan kuartal paling tajam sejak reunifikasi. Investasi turun hampir 7% q/q. Hanya konsumsi pemerintah (+ 0,2% q/q), sektor konstruksi (+ 4,1% q/q) dan perubahan inventaris (+0,3 ppt dari pertumbuhan GDP) yang mencegah kontraksi ekonomi yang lebih tajam.   Untuk mengimbangi kerusakan ekonomi dalam dua bulan terakhir, percepatan lebih dibutuhkan. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa pemerintah Jerman saat ini sedang mempersiapkan paket stimulus fiskal lainnya. Angela Merkel dan Ralph Brinkhaus, adalah suara  yang mendukung stimulus fiskal tambahan, yang ditujukan untuk investasi dan meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi. Brinkhaus memberikan dua alasan mengenai Dana Pemulihan Eropa, bagi pemerintah yaitu: solidaritas Eropa dan kepentingan pribadi karena negara-negara Eropa Selatan adalah pasar ekspor penting bagi perusahaan Jerman. Sulit untuk tidak setuju dengan pandangan ini.

Setelah kejatuhan pasar akibat kinerja Q1 yang sangat buruk dan efek pandemi,  ini adalah kejatuhan yang sangat dalam mencapai 50% retracement sejak 17 tahun pada indeks GER 30. Namun sebagian pelonggaran telah membangkitkan harapan bagi pemuliha,  terlihat Indeks GER30 berusaha mengembalikan kerugian selama pandemi. Harga saat ini berada pada posisi 11.379, mendekati level 61.8% (11.651) dengan total pemulihan  dari titik rendah 8187,30 sebesar +39%. Sedangkan kerugian akibat kinerja ekonomi ditambah hantaman pandemi telah mengantarkan GER30 anjlok sebesar -40,66% dari puncak 13.797.

Ady Phangestu

Analyst – hfindonesia

Disclaimer : Materi ini disediakan sebagai komunikasi pemasaran umum dengan tujuan hanya sebagai informasi semata dan bukan sebagai riset investasi independen. Di dalam komunikasi ini tidak mengandung saran maupun rekomendasi investasi atau permintaan dengan maksud untuk pembelian atau penjualan instrumen keuangan apa pun. Semua informasi yang disajikan berasal dari sumber yang terpercaya, bereputasi baik. Segala informasi yang memuat indikasi kinerja masa lalu bukan merupakan jaminan atau indikator atas kinerja masa depan yang bisa diandalkan. Pengguna harus menyadari, bahwa segala investasi dalam Produk dengan Leverage memiliki tingkat ketidakpastian tertentu dan bahwa segala investasi sejenis ini melibatkan risiko tingkat tinggi yang kewajiban dan tanggung jawabnya semata-mata ditanggung oleh pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari investasi apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang disediakan dalam komunikasi ini. Dilarang produksi ulang atau mendistribusikan lebih lanjut komunikasi ini tanpa izin tertulis sebelumnya dari kami.

Peringatan Risiko : Perdagangan Produk dengan Leverage seperti Forex dan Derivatif mungkin tidak cocok bagi semua investor karena mengandung risiko tingkat tinggi atas modal Anda. Sebelum melakukan perdagangan, harap pastikan bahwa Anda memahami sepenuhnya kandungan risiko yang terlibat, dengan mempertimbangkan tujuan investasi dan tingkat pengalaman Anda dan bila perlu carilah saran dan masukan dari pihak independen.